Abstract
Penelitian ini menganalisis pengelolaan piutang di Mandarin Oriental Jakarta dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu prosedur pemberian kredit, administrasi piutang, dan prosedur penagihan piutang. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini dilakukan untuk memahami secara mendalam bagaimana pengelolaan piutang dijalankan di hotel bintang lima tersebut. Data dikumpulkan melalui tiga teknik pengumpulan data, yaitu wawancara mendalam dengan Accounts Receivable Supervisor dan Credit Supervisor, observasi langsung terhadap proses kerja, serta analisis dokumen terkait seperti kebijakan piutang, laporan keuangan, dan dokumen pendukung lainnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prosedur pemberian kredit disusun melalui tahapan yang sistematis, dimulai dari permohonan kredit oleh pelanggan, dilanjutkan dengan proses verifikasi oleh bagian Kredit, dan berakhir dengan persetujuan oleh manajemen. Meskipun demikian, penilaian terhadap unsur kondisi (condition) dalam prinsip 5C yang meliputi karakter (character), kapasitas (capacity), modal (capital), jaminan (collaterall), dan kondisi (condition) belum sepenuhnya diterapkan secara optimal dalam proses evaluasi debitur. Administrasi piutang didukung oleh Hotel Management System (HMS) yang terintegrasi dengan pemantauan laporan umur piutang secara berkala, namun keterlambatan dalam penyediaan dokumen pendukung seperti faktur dan bukti pengiriman masih menjadi tantangan dalam operasionalnya. Prosedur penagihan dilakukan melalui proses bertahap yang dimulai dari pengingat via telepon atau surat, koordinasi dengan bagian penjualan, penangguhan fasilitas kredit, hingga eskalasi hukum jika diperlukan. Studi ini menyimpulkan bahwa manajemen piutang di Mandarin Oriental Jakarta secara umum efektif namun memerlukan perbaikan dalam penilaian debitur, koordinasi antar departemen, dan pemantauan akun yang jatuh tempo agar dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan piutang secara keseluruhan.
References
Andriani, W., Zahara, Yentifa, A., Herman, L. A., Septriani, Y., & Angriani, R. (2025). Strengthening strategies for institutional readiness of public universities in the transformation toward public service agency status: A case study of PTN X. Jurnal Eksplorasi Akuntansi (JEA), 7(4), 1798–1808. https://doi.org/10.24036/jea.v7i4.3878
Badan Pusat Statistik. (2026, February 2). Desember 2025: Kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,41 juta kunjungan, jumlah perjalanan wisnus 105,98 juta, jumlah perjalanan wisnas 823,77 ribu, dan tingkat penghunian kamar (TPK) di hotel bintang 56,12 persen. BPS. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/02/02/2541/desember-2025--kunjungan-wisman-di-indonesia-mencapai-1-41-juta-kunjungan--jumlah-perjalanan-wisnus-105-98-juta--jumlah-perjalanan-wisnas-823-77-ribu--dan-tingkat-penghunian-kamar--tpk--di-hotel-bintang-56-12--persen-.html
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2020). Fundamentals of financial management (15th ed.). Cengage Learning.
Fithria, J., & Yuniarti, P. (2023). Analisis sistem pengendalian intern piutang usaha untuk meminimalkan piutang tak tertagih pada PT Mutiara Multi Finance Galur. Moneter
Gunawardena, Y., & Dissanayake, K. (2021). Environmental management accounting as a perspective for hotel sustainability: A case study from a Sri Lankan hotel. International Journal of Accounting & Business Finance, 7(1), 54–79. https://doi.org/10.4038/ijabf.v7i1.86
Kasmir. (2019). Analisis Laporan Keuangan. Edisi Revisi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Leonandri, D. G., & Erpurini, W. (2025). The qualitative study on the use of managerial accounting information in resource allocati on decision-making in hotels. JASa: Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi, 9(1), 12–20. https://doi.org/10.36555/jasa.v9i1.2731
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Morgan, H. (2024). Using Triangulation and Crystallization to Make Qualitative Studies Trustworthy and Rigorous. The Qualitative Report, 29(7), 1844-1856. DOI: https://doi.org/10.46743/2160-3715/2024.6071
Mustofah, N. T., & Cahyadi, N. (2022). Analisis piutang tak tertagih berdasarkan umur piutang pada PT Kawasan Industri Gresik. Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 5(2). https://doi.org/10.34005/kinerja.v5i02.2281
Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 5 Tahun 2022 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Hotel, Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 172 (2022). https://jdih.kemenparekraf.go.id/asset/arsip/Permenparekraf_Nomor_5_Tahun_2022.pdf
Purwaji, A., Wibowo, & Lastanti, H. S. (2016). Pengantar Akuntansi 2 (Edisi 2). Salemba Empat.
Purwaji, Wibowo, & Abubakar Arif. (2016). Akuntansi Keuangan Pengantar. Jakarta: Salemba Empat.
Sari, N., & Sukendri, N. (2025). Analisis Strategi Manajemen Piutang Sebagai Upaya Meminimalkan Risiko Piutang Tak Tertagih Pada Cv. Sumo Surya Perkasa. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 9(3), 3010-3020. https://doi.org/10.31955/mea.v9i3.6718
Steccolini, I. (2023). What counts as “good” qualitative accounting research? Researchers’ perspec ves on assessing and proving research quality. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 36(3), 1032–1057. https://doi.org/10.1108/AAAJ-05-2022-5808

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2025 Victor Hermawan Wibisono, Andre Hernowo, Nor Ismawanto Choirudin
