Sistem Pengelolaan Daya Tarik Wisata Sumber Gentong Sebagai Aset Desa Tirtomoyo Malang

Main Article Content

Agung Swasonno Agung Swasonno
Choirun Niswatin Choirun Niswatin
Devi Kurniasari Devi Kurniasari

Abstract

Malang is the third-best national tourism destination. It supports 20% of regional income revenue obtaining from significant number of tourists. In addition, it is the target of the CEZ (specific economic zone) program that has potential for tourism development and growth in management and tourism industry, including Sumber Gentong. Tirtomoyo Village, Malang regency. This research aims to explore Sumber Gentong's management system. The research uses a descriptive qualitative method applying 3 instruments of collecting data, i.e. observation, interview, and documentary. The informants are determined by a purposive sampling technique. This research also discloses the information about the obstacles encountered in implementing the management system. The obstacles are physical constraints (parking lot, accessibility, accommodation, and shopping ) and non-physical constraints (social conditions, human resource, economic benefits ). To sum up, the research indicates that management system of Sumber Gentong as tourism destination is quite good but still some obstaclees come into exist. Future research is suggested to try to improve the management system that can be started by conducting a SWOT analysis to explore the potential strengths of Sumber Gentong to overcome the obstacles.


Keywords: Management System,Sumber Gentong Nature Tourism, Tourism Destination

Article Details

How to Cite
Agung Swasonno, A. S., Choirun Niswatin, C. N., & Devi Kurniasari, D. K. (2026). Sistem Pengelolaan Daya Tarik Wisata Sumber Gentong Sebagai Aset Desa Tirtomoyo Malang. Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism, 7(1), 61–80. https://doi.org/10.34013/mp.v7i1.2245
Section
Articles

References

Ariyanto,. (2015). Tentang Fasilitas Pariwisata, Jakarta : Bina Karya.

Amrullah, H. A. (2018). Analisis kelayakan ub forest sebagai destinasi wisata berbasis ecotouris. Skripsi Tidak dipublish.

Aristrawati, Ni Luh Putu. (2015). Evaluasi Parade Ogoh -Ogoh Sebagai PendukungPengembangan Pariwisata Budaya di Kota Denpasar. Universitas Udayana. Thesis tidak dipublikasikan.

Aini, R. (2024). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengangguran Terbuka Pada Industri Pariwisata Jawa Timur 2015-2022. In Jurnal of Economic and Social Empowerment (Vol. 4, Issue 2).

Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Timur. (n.d.). Provinsi Jawa Timur. Diakses dari https://www.jatim.bpk.go.id/provinsi-jawa-timur Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (n.d.). Prakiraan cuaca lokasi 35.07. Diakses dari https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca/35.07.

Febrianingrum, dkk. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pariwisata pantai di kabupaten purworejo. Desa-Kota, 1(2), 130–142. https://jurnal.uns.ac.id/jdk.

Gunn,ClareA. (2018). “Tourism Planning”. Basic Concept, Washington DC, Taylor & Francis. Hadari Nawawi.

Handayani, F., & Warsono, H. (2017). Analisis Peran Stakeholders Dalam Pengembangan Objek Wisata Pantai Karang Jahe Di Kabupaten Rembang. Journal of Public Policy and Management UNDIP, 6(1), 1–13.

Hezron, M., & Wardani, L. (2024). Infographic Posters at Sumber Gentong Natural Tourism as an Information Medium. The 5th International Conference on Information Technology and Security, 758–771.

Indah Kemangi Kabupaten Kendal. 6(2), 608–6016.

Irawati, D dan Pandia, AS.(2024). https://www.kompas.id/artikel/jatim-akan-jadi-magnet-pariwisata-baru

Insani, N, dkk. (2024). Kajian Pariwisata Berkelanjutan di Objek Wisata Sumber Gentong, Kabupaten Malang.

Kiswara. BY. (2024). Wahana Air Sumber Gentong Pakis Mulai jadi Primadona Wisatawan. Diakses dari https://beritajatim.com/wahana-air-sumber-gentong-pakis-malang-mulai-jadi-primadona-wisatawan Berita Jatim Kiriman, M., Engka, S. M. D., & Tolosang, D. K. (2023). Analisis Pengembangan Potensi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2024, 22 Mei). Siaran Pers: Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia Peringkat ke-22 Dunia. Diakses dari https://www.kemenparekraf.go.id/berita/siaran-pers-indeks-kinerja-pariwisata-indonesia-peringkat-ke-22-dunia.

Kusmayanti, Pangemanan, P., & Tilaar, W. (2021). STUDI KELAYAKAN PENGEMBANGAN WISATA ALAM DI TAMAN NASIONAL BOGANI NANI WARTABONE (Lokasi : Camping Ground Bolonsio). Agri-SosioEkonomi Unsrat, 17(3), 1055–1062.

Mahagangga, N. L. (2015). Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pariwisata (Studi Kasus di Desa Wisata Belimbing, Tabanan, Bali). Jurnal Destinasi Pariwisata Vol. 3 Nomor 1.

Moloeng. J.Lexy, (2009), Metode Penelitian Kualitatif, Jakarta. : PT Remaja Rosdakarya.

Nyoman.S.Pendit.(2014).Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana.Jakarta: Pradya Paramita.

Ongkosongo, O. S. R. (2004). Laporan Akhir Dinamika Dataran Pesisir Sayap Timur Teluk Jakarta: kaitannya dengan potensi pengembangan ekosistem wilayah pesisir. P2O-LIPI. Jakarta.

Pitana, I Gede dan I Ketut Surya Diarta, (2009), Pengantar Ilmu Pariwisata, Yogyakarta

Rangkuti Freddy, (2016), Analisa SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis Gramedia Pustaka Utama.

Pariwisata di Kabupaten Kepulauan Sitaro (Studi Kasus di Pulau Siau). Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi, 23(6), 181– 192.

Prawinata, A.(2016). Pengaruh Keramahtamahan dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan. Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 32 No. 1.

Rahma, AA. (2020). Potensi Sumber Daya Alam dalam Mengembangkan Sektor Pariwisata di Indonesia. Jurnal Nasional Pariwisata. Vol. 12. No. 1. Volume 12, Nomor 1, April 2020 ISSN Cetak: 1411 – 9862

Republik Indonesia. (2024, 22 Mei). Siaran Pers: Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia

Rosyidie, A. 2004. Aspek Kebencanaan pada Kawasan Wisata. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 15(2).

Rai, I.G. dan Mahadewi. (2012). Metodologi Penelitian Pariwisata dan Perhotelan. Yogyakarta: ANDI.

Sugandi, D. 2011. Pengelolaan Sumberdaya Pantai. Gea. Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Agroforesty ISSN, 1907

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kombinasi, Bandung: CV Alfabeta.

Supranto. J. (2006). Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Untuk Menaikan Pangsa Pasar. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Suryadana, L Muhamad dan Octavia Vanny. (2015) . Pengantar Pemasaran Pariwisata Bandung.

Suwardi Endraswara, (2009), Metodologi Penelitian Folkar, Yogyakarta. UNY.

Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.

Siswanto.( 2025). Soft power indonesia: potensi budaya dan pariwisata dalam diplomasi global. Jurnal Cakrawala. Vol 2, No 2 (2025).

Syafadillah, (2024). Sumber Gentong Ekoriparian dan Ekowisata Diakses dari https://brantasae.ub.ac.id/projects/397/detail.

Susanti, S. (2010). Mahasiswa Sebagai Duta Promosi Pariwisata Indonesia di Luar Negeri. Jurnal Pariwisata.

Tahir, M. (2005). Pemanfaatan Ruang Kawasan Tepi Pantai Untuk Rekreasi Dalam Mendukung Kota Tanjung Pinang Sebagai Waterfront City. Tesis.

Widiarta, Nyoman, (2016), Pengelolaan Daya Tarik Wisata Pura Taman Ayun sebagai bagian dari Warisan Budaya Dunia.

World Economic forum. (2024). Travel & Tourism Development Index (2024). INSIGHT REPORT. MAY 2024. In collaboration with the University of Surrey.

Wibowo, M. S., dkk. (2023). Analisis Daya Tarik Wisata dan Pengelolaan Destinasi Pantai Indah Kemangi Kabupaten Kendal. 6(2), 608–6016.

Wicaksana, (2023). Radar Malang / Jawa Pos Group. (2023, 8 Mei). Terus bersolek, wisata air Sumber Gentong di Malang makin ramai pengunjung. Diakses dari https://radarmalang.jawapos.com/wisata-kuliner/814545309/sumber- gentong- wisata-air-yang-dekat-dengan-exit-tol-pakis-malang#google_vignette Radar Malang

Yoeti, Oka A, (2002), Pengantar Ilmu Pariwisata. Pengertian Pariwisata. Bandung. Angkasa.

Yandi, A., dkk. (2023). Faktor- Faktor Yang Mempengarui Minat Kunjungan Wisatawan (Literature Review). Jurnal Kewrirausahaan Dan Multi Talenta (JKMT), 1 (1), 14–27. https://doi.org/10.38035/jkmt.v1i1