Development of Pakuwon Agrotourism Activities in Pajambon Village, Kramatmulya District, Kuningan Regency

Main Article Content

Beta Budisetyorini
Deddy Adisudharma

Abstract

Pakuwon agro-tourism is a tourist destination in Pajambon Village that has characteristics of guava, vegetable, and flower plantations as its main attraction. The development made for less than a year (2024-2025) have been progressed in the form of recreational activities. The problem that village stakeholders feel that agro-tourism plantations activities are not optimal due to seasonal influence and climate dependency therefore tourists could not experience the educational-based agro-tourism activities. The research aims to examine the potentials and opportunities for development of educational agro-tourism based activities as a diversification of products to minimize seasonal dependence and climate factors. The 4A’s product components (Attractions, Amenities, Accessibility, Ancillary) and educational methods (observation, interaction and direct experience) are the focus of this research. Qualitative descriptive method is used with potential analysis techniques and opportunities to study Pakuwon agro-tourism developed with educational agro-tourism concept. The results of this study found that Pakuwon agro-tourism has the potential opportunity to be developed into an educational agro-tourism activities with diversification of agro-tourism based on observation program activities, interaction program activities, and direct experience program activities.


Keywords: Agro-tourism, Education tourism, Village tourism.

Article Details

How to Cite
Budisetyorini, B., & Deddy Adisudharma. (2026). Development of Pakuwon Agrotourism Activities in Pajambon Village, Kramatmulya District, Kuningan Regency. Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism, 7(1), 14–28. https://doi.org/10.34013/mp.v7i1.2322
Section
Articles

References

Andini, A., Nugroho, S., and Suryawan, I.B. (2022). Tourism Planning Based on Educational Tourism in Agro-Tourism. European Journal of Business and Management Research. https://www.ejbmr.org.

Aridiansari, R., Nurlaelih, E.E., Wicaksono, K.P. (2015). Pengembangan Agrowisata di Desa Wisata Tulungrejo, Batu City, East Java. Jurnal Produksi Tanaman, Vol 3, No. 5.

Atmoko, Temoteus. (2016). Pengembangan wisata sebagai daya tarik situs rumah sandi di perbukitan menoreh kulon progo. 77–87. Akademi P.Y.

Budisetyorini, B., Mutaqin, E., Zakiyah, T.M., Samosir, R.V., Rajaguguk, A.A.L., Ghani, R.N., Ma’raf, W.R., Zohur. (2025). Pemetaan Geospasial Produk Desa Wisata Pajambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Laporan Akhir Field Project Study Final Report 2025. Program Studi Destinasi Pariwisata. Politeknik Pariwisata NHI Bandung.

Bupati Kuningan, (2020). Peraturan Bupati Kuningan No.90/2020 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan (RIPPARKAB) Tahun 2020 – 2028.

Chusna, S.A., Yostisia M.P., Budiningtyas, E.S. (2022). Pengembangan Agrowisata Merah Jambu Berbasis Wisata Edukasi di Kabupaten Karanganyar. Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 3. No.2.

Decxyvano, Y. W dan Akiriningsih, T. (2022). Potensi Kebun Raya Indrokilo Sebagai Daya Tarik Ekowisata Di Kabupaten Boyolali. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan, 1(1), 63–69.

Emannisa, R. (2021). Identifikasi Potensi Jetayu Pekalongan. 8686, 98–104. Universitas M.S.

Ermawati, K. C. (2021). Peranan Produk Wisata dan Brand Strategy Terhadap Minat Kunjungan Wisatawan Di The Herritage Palace Sukoharjo. Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 2(2), 146–155.

Ermawati, E. A., Hanggraito, A. A., I. Cahyaningtyas, dan A. D. Yustita. (2023). Model Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat di Desa Kluncing Banyuwangi. Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata. Vol 6 (1).

Hamsah. (2023). Konsep Pengembangan Agrowisata yang Berbasis pada Masyarakat. Jurnal e-Business Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Poliwali Mandar, Vol 3, No.1. ISSN 2807-6354.

Kuningan, R. K. (2011). Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan No. 26 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kuningan Tahun 2011 – 2031.

Lawolo, O., H. L. Nainggolan, A. Ginting, Y. R. Tampubolon, J. R. Tarigan. (2022). Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) Bagi Pendapatan Petani: Literature Review. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi. Vol. 10 (4). Pp: 166-174.

Maulida, L. S. (2019). Peran Agrowisata Mengentaskan Masyarakat Pedesaan (Studi kasus di Desa Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat). Comm-Edu (Community Education Journal), 2(1), 70. https://doi.org/10.22460/comm- edu.v2i1.2445.

Nabavi, R.T dan Bijandi, M.S. (2012). Bandura’s Social Learning Theory & Social Cognitive Learning Theory. University of Science and Culture. https://www.researchgate.net/publication/267750204.

Nurhidayati, I. (2023). Memahami Kontribusi Perkebunan dalam Pengembangan Agrowisata. https://www.mertani.co.id Di akses 03 Juni 2025.

Palit, I. G., Talumingan, C, dan A.J. Rumangit, G. (2017). Strategi Pengembangan Kawasan Agrowisata Rurukan.. Jurnal Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, 13(2), 21– 34.

Pajambon, W. R. D. (2018). Cerita Sejarah Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. https://pajambon.godesa.id/page/sejarah Perbup No. 90. (2020).

Peraturan Bupati Nomor 90 Tahun 2020 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (RIPPARKAB) Tahun 2020-2028. Bupati Kuningan, 196549.

Pradipta,M.P.Y.(2018). Pengembangan Wisata Alternatif Sebagai Strategi Dalam Pengembangan Agrowisata di Desa Tretes Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Jurnal Pariwisata Indonesia, 14 (1), 80-93.

Putri, D.P dan Rahayu, I. (2016). Analisis Pengelolaan Desa Pajambon, Kecamatan Karyamulya, Kabupaten Kuningan sebagai Desa Ekowisata. Proceeding Biology Education Conference (ISSN: 2528-5742), Vol. 13 No. 1 Hal 683-689. Universitas Swadaya Gunung Jati.

Rahma, A.J, Banowati, E., Sodiq, I. (2024). Sosio-Cultural Education and Its Impact on Society in Candirejo Tourism Village. Journal of Educational Social Studies, 13 (2), 164-172. Univeristas Negeri Semarang. https://journal.unnes.ac.id/sju/indez.php/jess.

Rahmi, A. A. (2021). Pengembangan Taman Agrowisata Tenayan Raya Berbasis Wisata Edukasi Di Kota Pekanbaru.

Riadi, S., Normelani, E., Bachri, A. A., Hidayah, N., & Sari, Y. P. (2020). Rancangan Atraksi Wisata Edukasi Di Kampung Hijau Kota Banjarmasin. J- PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial), 7(1), 37 – 44. https://doi.org/10.18860/jpips.v7i1.103 64.

Safirah, A. (N/A). Agrowisata: Menggabungkan Pariwisata dan Pertanian untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Fakultas Pertanian Universitas Medan Area Indonesia.

Salmah, E., T. Yuniarti, dan T. Handayani. (2021). Analisis Pengembangan Agrowisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal Di Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. EKONOBIS. Vol 7 (1).

Sastrayuda, G.S. (2010). Konsep Pengembangan Kawasan Agrowisata.

Siahaan, O. G., dan I. Silaban. (2022). Pengembangan Destinasi Agrowisata di Desa Tipang dengan Memanfaatkan Kearifan Lokal Sebagai Daya Tarik Wisata Desa Tipang. Journal of Social Interactions and Humanities (JSIH) Vol.1 (2) Pp:83-96.

Yuliardi, I. S., Susanti, A. D., & Saraswati, R. S. (2021). Identifikasi Kelayakan Obyek Wisata Alam. Jurnal Arsitektur, 1(2), 36–54.